items



Kirim

Cara Mendirikan Depot Air Minum Isi Ulang

Cara Mendirikan Depo Air Minum Isi Ulang

Tirta Faries - Cara Mendirikan Depot Air Minum Isi Ulang, Depot Air Minum merupakan salah satu usaha industri yang bergerak di bidang pengolahan air baku menjadi air minum yang dijual langsung pada konsumen untuk dikonsumsi. 

Air baku yang dimaksud merupakan air yang belum diproses atau yang sudah diproses menjadi air bersih layak konsumsi karena sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan. 

Pengelolaan yang dilakukan terhadap air baku mentah atau yang sudah diproses harus melalui beberapa tahapan lagi untuk menjadikannya air siap konsumsi. 

Proses tersebut harus didukung oleh kinerja mesin dan peralatan pengolahan air minum. Air baku harus diolah hingga sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan nomor 907/Permenkes/SK/VII/2002. Ada banyak pelaku usaha yang berminta untuk membuka usaha depot air minum karena peralatannya yang mudah didapatkan. 

Kendati demikian, pelaku usaha wajib memenuhi persyaratan usaha yang didasarkan pada Kepmenperindag nomor 651 tahun 2004 Bab II ayat (2) yaitu: Depot air minum wajib memiliki Tanda Daftar Industri (TDI) dan Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP) dengan nilai investasi perusahaan seluruhnya sampai dengan Rp200 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. 

Depot air minum wajib memiliki Surat Jaminan Pasok Air Baku dari PDAM atau perusahaan yang memiliki Izin Pengambilan Air dari Instansi yang berwenang. Depot air minum wajib memiliki laporan hasil uji air minum yang dihasilkan dari laboratorium pemeriksaan kualitas air yang ditunjuk pemerintah kabupaten/kota atau yang terakreditasi Peraturan yang terdapat pada Kepmenperindag nomor 651 tahun 2004. 

Hanya mengatur tiga kewajiban berdasarkan keputusan menteri, untuk peraturan dan persyaratan secara rinci mengenai pendirian depot air minum isi ulang dikembalikan dalam peraturan pada masing-masing daerah. 

Berikut Persyaratan untuk Mendapatkan Izin Pendirian Usaha Depot Air Minum Isi Ulang : 

- Membawa Fotocopy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (EKTP) 

- Membawa Fotocopy Kartu Keluarga (KK) Rekomendasi dari Lurah / Desa Yang Bersangkutan 

- Bukti Lunas PBB Bukti Lunas Reklame Pas Foto 3x4 2 Lembar 

- Memiliki Sertifikat Higienis dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang.

 Mengisi formulir yang memuat tentang: nama; nomor KTP; nomor telepon; alamat; kegiatan usaha; sarana usaha yang digunakan; dan jumlah modal usaha. Surat permohonan yang dilengkapi persyaratan bisa diserahkan pada Dinas Provinsi terkait. 

Proses persetujuan izin usaha akan keluar kurang lebih selama tiga hari atau tergantung ketentuan hari kerja tiap-tiap daerah. Input dari permohonan ini tentunya berupa Surat Izin Depot Air Minum Isi Ulang. Bagi pemohon yang sudah mendapatkan surat izin tersebut wajib memenuhi segala ketentuan sesuai Undang-Undang terkait. 

Apabila pelaku usaha melanggar ketentuan yang ada, maka akan ada beberapa tindakan yang dilakukan sesuai Kepmenperindag 651/2004 berupa : Teguran lisan; Teguran tertulis; Penghentian sementara kegiatan; Pencabutan izin usaha.

Syarat dan Cara Menjalankan Usaha Depot Air Minum Isi Ulang 

Catat Modal dan Strategi yang Perlu Persiapkan! Usaha depot air minum tak jarang dijadikan pilihan bisnis kecil-kecilan di rumah.

Karena dibanding dengan air galon yang sudah punya merek, harga air mineral hasil Reverse Osmosis (RO) bisa tiga kali lebih murah. Itulah mengapa permintaan akan air minum dalam galon hasil saringan rumahan ini masih diminati.

Hal tersebut pun menjadi alasan mengapa usaha depot air minum kian menjamur dan terus bertahan.

Ingin mencoba menjalankan bisnis ini? 

Syarat dan Aturan Usaha Depot Air Minum

Usaha depot air isi ulang aturan mengenai usaha depot air minum, telah diatur secara resmi oleh negara.

Berdasarkan Pasal 2 Kepmenperindag 651/2004, ada beberapa persyaratan yang perlu dipatuhi dan diikuti pelaku bisnis depot air isi ulang, yaitu:

1. Depot air minum wajib memiliki Tanda Daftar Industri (TDI) dan Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP) dengan nilai investasi perusahaan seluruhnya sampai dengan Rp. 200 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

2. Depot air minum wajib memiliki Surat Jaminan Pasok Air Baku dari PDAM atau perusahaan yang memiliki Izin Pengambilan Air dari Instansi yang berwenang.

3. Depot air minum wajib memiliki laporan hasil uji air minum yang dihasilkan dari laboratorium pemeriksaan kualitas air yang ditunjuk pemerintah kabupaten/kota atau yang terakreditasi.

Peraturan Menperindag Tentang Usaha Depot Air Minum Isi Ulang

Mesin depot air isi ulang selain itu, ada pula beberapa peraturan Menperindag yang juga harus ditaati pelaku bisnis depot air minum, di antaranya:

1. Air yang digunakan harus memenuhi standar mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan.

2. Tidak diperbolehkan untuk mengambil air dari air PDAM yang ada dalam jaringan distribusi untuk rumah tangga.

3. Transportasi air dari lokasi sumber air baku ke depot air minum harus menggunakan tangki pengangkut air yang tara pangan (food grade).

4. Produk air minum yang dihasilkan wajib memenuhi persyaratan kualitas air minum, sesuai yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan.

5. Depot air minum hanya diperbolehkan menjual produknya secara langsung kepada konsumen di lokasi depot, dengan cara mengisi wadah yang dibawa oleh konsumen atau disediakan.

6. Tidak boleh menyetok produk air minum dalam wadah yang siap dijual.

7. Depot hanya diperbolehkan menyediakan wadah tidak bermerek atau wadah polos.

8. Pemilik depot wajib memeriksa wadah yang dibawa oleh konsumen dan dilarang mengisi wadah yang tidak layak pakai.

9. Wadah harus dibilas dan atau dicuci, kemudian disterilisasi dengan cara yang benar.

10. Tutup wadah yang disediakan oleh depot harus polos/tidak bermerek.

11. Depot tidak diperbolehkan memasang segel/shrink wrap pada wadah.

Merintis bisnis air minum isi ulang RO ini bisa menjadi pilihan bagi kamu yang tengah mencari ide usaha berpeluang cerah.

Beberapa Hal yang Penting Untuk diketahui Bila Ingin Memulai Usaha Depot Air Minum Isi Ulang.

1. Modal

Untuk membeli paket depo air minum dengan alat filtrasi Reverse Osmosis (RO), paling sedikit kamu harus menyiapkan modal sebesar 22-25 juta.

Selain itu kamu membutuhkan tempat untuk buka depo, apakah akan menyewa ruko khusus atau di bagian rumah.

Butuh juga botol galon air, transportasi motor untuk menyediakan layanan pesan antar, serta menggaji pegawai.

2. Lokasi

Pilih kompleks pemukiman di mana depot air minum isi ulang murah belum ada, atau jaraknya jauh.

Selain lokasi yang harus diperhatikan, tentunya tampilan dari depot juga harus cukup menarik.

3. Perizinan

Jangan melupakan legalitas bisnis kamu, ikuti persyaratan di atas.

Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah sertifikasi dari departemen kesehatan.

Minta garansi dari penjual mesin depot air, untuk masalah kualitas air minum yang akan dihasilkan dari mesin tersebut.

4. Konsultasi

Kamu bisa meminta saran kepada para pengusaha bisnis air minum isi ulang yang telah mempunyai pengalaman bertahun-tahun dalam menjalankan bisnis ini.

Pelajari bagaimana strategi mereka, dalam meningkatkan omset serta menurunkan biaya operasional.

5. Sumber Mata Air

Biaya yang paling tinggi adalah apabila kita menggunakan sumber air yang berupa mata air pegunungan.

Harga air pegunungan berkisar antara Rp 350.0000 – Rp 500.000 per 8.000 liter.

Setelah itu sumber mata air lain adalah menggunakan air PDAM, dengan harga adalah jauh lebih murah dibanding dengan air pegunungan.

6. Pelajari Pangsa Pasar Sekitar

Setelah memperoleh ide lokasi yang dirasa tepat untuk memulai usaha air isi ulang, cobalah mempelajari pangsa pasar.

Jangan lupa untuk memperhatikan kompetitor yang mungkin berada di sekitar kamu. Pelajari bagaimana mereka menjalankan bisnisnya, meliputi harga, kualitas air, layanan, promosi, dan bonus bagi konsumen.

Bila memungkinkan, ketahui omset yang mereka peroleh dan bagaimana mengelolanya. Nah, itu tadi penjelasan lengkap tentang cara menjalankan usaha depot air minum isi ulang.

0/Post a Comment/Comments

Post in Recent

Your Ads Here

Iklan

Your Ads Here

Header Ads Widget

Your Ads Here