items



Kirim

Cara Meningkatkan Kualitas Air Minum Isi Ulang

Bagaimana Meningkatkan Kualitas Air Minum Isi Ulang
Tirta Faries - Cara Meningkatkan Kualitas Air Minum Isi Ulang, Bagaimana Menghilangkan Bakteri Dalam Air menghilangkan bakteri dalam air, Air bersih sangat penting bagi kesehatan dan tumbuhan hidup manusia, hewan dan tumbuhan di bumi. 

Tapi Tuhan juga bisa mengandung kotoran dan patogen, seperti virus dan bakteri. Jika kita meminum udara yang salah, kita rentan terhadap penyakit seperti diare, demam tifoid dan hepatitis.

Upaya Peningkatan Kualitas Depot Air Minum Isi Ulang di Indonesia

Kementerian Kesehatan RI dalam upaya peningkatan kualitas air minum isi ulang di Indonesia, yaitu akan membuat edaran kembali ke semua Kepala Dinas Kesehatan Provinsi tentang pelaksanaan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), serta menyempurnakan pedoman penyelenggaraan Higiene Sanitasi yang sudah ada sejak 2006. 

Kemudian terus menjaga mutu Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL), yang kini sudah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), dan memasukkan kegiatan ini dalam pilar 3 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat  (STBM).

Demikian informasi yang di sampaikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE, melalui pesan elektronik kepada Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenkes RI (21/2).

Ada beberapa aturan yang sudah ada mengenai depot air minum isi ulang. yaitu mengenaipersyaratan kualitas air minum yang sudah diatur di Permenkes nomor 492 tahun 2010 tentang  ambang batas parameter wajib, misalnya mengenai mikrobiologi seperti (bakteri e-coli), mengenai kimia seperti (unsur-unsur kimia  argon, fluor, crom, dll), dan yang tidak berhubungan langsung seperti bau, suhu, dll), 

Serta parameter tambahan yang jarang ditemukan. Selanjutnya, persyaratan kualitas air bersih sudah diatur di Permenkes nomor 416 tahun 1990 tentang ambang batas yang dibolehkan, jelas Prof. Tjandra.

Sementara itu, mengenai izin untuk membuka usaha “Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) ” atau kini banyak disebut sebagai “Depot Air Minum (DAM) “, di berbagai provinsi dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah setempat, biasanya melalui badan perijinan terpadu yang akan meminta rekomendasi dari Dinas Kesehatan setempat, berdasar inspeksi sanitasi dan hasil pemeriksaan laboratorium termasuk Balai POM, Balai Teknik Kesehatan Linkungan (BTKL), kata Prof. Tjandra.

Tata laksana pengawasan kualitas air minum diatur oleh  Permenkes nomor 736 tahun 2010, secara internal pengawasan kualitas air minum isi ulang dilakukan oleh pengusaha. Secara eksternal pengawasan dilakukan oleh Dinas Kesehatan, dengan melakukan pemeriksaan laboratorium (di Balai POM, BTKL, dll), dalam Permenkes ini diatur ttg sanksi oleh Pemda, berupa peringatan sampai dengan pelarangan distribusi di wilayah, tambah Prof. Tjandra.

Menurut Prof. Tjandra Proses kegiatan di usaha Depot Air Minum antara lain, harus mendapatkan air bersih dari berbagai sumber (PDAM, mata air, mobil tangki air, dll), dilakukan fitrasi, bisa dengan karbon aktif, juga mungkin ada proses dengan ozon, proses akhir a.l dengan sinar UV, pengemasan ke galon air.

PERATURAN MENTERI KESEHATAN TENTANG HIGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM.

Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan: 1. Depot Air Minum yang selanjutnya disingkat DAM adalah usaha yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dalam bentuk curah dan menjual langsung kepada konsumen.

Daftar Isi :

Jurnal penelitian air minum isi ulang

Masalah depot air minum isi ulang

Skripsi tentang depot air minum isi ulang

Analisis kualitas air minum isi ulang di sekitar kampus universitas islam riau

Permenkes no.43 tahun 2014 tentang depot air minum

Air minum isi ulang pdf

Pengawasan depot air minum isi ulang

Jurnal tentang air minum

Analisis Kualitas Air Minum Isi Ulang

PENENTUAN KUALITAS AIR MINUM ISI ULANG 

Aspek Kualitas Bakteriologis Depot Air Minum Isi Ulang

Kualitas air minum isi ulang pada depot air

ANALISA KUALITAS AIR MINUM ISI ULANG

Kualitas air minum isi ulang pada depot air minum

Kualitas Air Minum Yang Diproduksi Depot Air Minum

Higiene Sanitasi Depot Air Minum 

Peraturan BPK RI https://peraturan.bpk.go.id › 

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2014. Higiene Sanitasi Depot Air Minum. Detail Peraturan. Abstrak. Jenis. Peraturan Menteri Kesehatan. 

Air Minum Isi Ulang Tirta Faries 

Udara juga sangat mudah tercemar oleh bakteri, kuman dan berbagai virus. Jika kita menggunakan air yang terkontaminasi untuk memasak, mandi, mencuci, atau bahkan minum, sangat berbahaya bagi kesehatan kita jika kita menggunakannya dalam waktu lama. Perlu kita ketahui juga bahwa ada banyak kotoran di udara.

Bakteri tidak terlihat dengan mata telanjang.Untuk mengetahui apakah ada bakteri dalam air minum, biasanya kita harus berhati-hati di laboratorium. Untuk keperluan penelitian, instansi atau pihak terkait biasanya mengambil sampel air yang biasa di gunakan.

Kebutuhan yang paling penting dari tubuh manusia adalah air, dan 70% dari berat tubuh manusia terdiri dari udara. Oleh karena itu pentingnya air bersih untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.

Berikut  5 cara menghilangkan bakteri dalam air dan membuat air menjadi bersih serta aman dari bakteri berbahaya:

1. Mengolah Air Terlebih Dahulu Atau Rebus Air Hingga Mendidih

Perebusan udara juga merupakan cara sederhana untuk memberikan rasa aman pada udara, karena kuman dan bakteri yang terkandung di dalamnya dapat mati dengan cepat. Air putih yang biasa kita minum pasti sangat aman, terutama air putih itu sendiri. Lamanya waktu untuk merebus atau memanaskan udara biasanya sekitar 10-20 menit, sehingga semua bakteri/kuman yang ada di udara akan mati.

Untuk memasak sendiri, kami biasanya menggunakan bahan bakar seperti kayu dan gas serta bahan bakar seperti minyak. Hal ini membutuhkan waktu yang lama dan membutuhkan biaya yang tinggi.

2. Penjernih Air atau Zat Pemutih

Cairan ini biasa digunakan dalam penelitian dan rumah tangga, dan sering digunakan untuk pemurnian air tambahan. Cara ini juga dapat membunuh bakteri dan kuman yang terdapat di udara, namun cara ini memiliki efek samping atau efek samping pada udara yang kita campur dengan cairan yang dapat menimbulkan rasa tidak enak dan tidak enak.

3. Penyulingan Air

Mendapatkan air berkualitas memang sanngatlah penting, salah satu cara yaitu dengan penyulingan air. Pada cara ini membutuhkan beberapa alat maupun benda-benda alami seperti batu, kerikil, ijuk, sabutkelapa, dan juga pasir halus serta diperlukan juga wadah untuk menyusun filter dan tempat untuk penampung udara . untuk mendapatkan hasil yang maksimal ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Yaitu dengan menyusun sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan air yang jernih dan sehat.

Hasil yang didapatkan dalam proses ini sekilas terlihat air yang bening, namun tidak semua hasil penyiulingan air layak konsumsi. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui terlebih dahulu bertahap, karena bakteri dan virus yang ada di dalam air tidak dapat kita hilangkan.

4. Bahan-bahan Kimia

Mendengar tentang bahan kimia sekilas kita akan berfikir bahwa air tidak baik bila di konsumsi dalam jangka waktu yang lama. Namun, bagi beberapa orang yang sering menggunakan penampung air sebagai kebutuhan sehari-hari ada baiknya menggunakan beberapa bahan kimia. Penggunaan bahan kimia ini khusus yang mampu menghilangkan virus dan kuman yang terkandung di dalam air.

5. Bantuan Alat Pemfilteran Air atau Sinar UV

Dari beberapa point ini menjadi pilihan yang di rekomendasikan. Penggunaan alat bantu pemfilteran atau sinar UV menjadi pilihan terbaik dan aman untuk memberikan rasa aman pada air yang ingin kita konsumsi setiap hari,karena filter mampu mensterilisasikan udara dari bakteri dan mikroorganisme. Sinar UV ( Ultraviolet ) mampu membunuh mikroorgsnisme dan bakteri yang berbahaya bagi manusia. Dengan adanya dua hal ini dapat lah memfilter zat-zat berbahaya.

Depot Air Minum

Salah satu bukti penggunaan metode ini dalam depot air minum. Keberadaan depot air minum dalam lingkungan anda mungkin sangat familiar, depot air isi ulang yang ada di sekitar tempat tinggal kita karena penggunaan yang mudah dan ini hanya membutuhkan peralatan khusus Filter udara dan penggunaan sinar UV (Ultraviolet ). Karenanya pada point ini sangat cocok untuk rumahan maupun industri.

0/Post a Comment/Comments

Post in Recent

Your Ads Here

Iklan

Your Ads Here

Header Ads Widget

Your Ads Here